NO Excuse! Pernahkan kita menjadikan kesehatan dan keterbatasan fisik sebagai "Excuse" atas kegagalan?

Lance Amstrong adalah legenda hidup atlet sepeda. Ia menjadi juara tujuh kali berturut-turut Tour de France dari tahun 1999-2005.

Apa yang istimewa dari kisah Lance Amstron?
Prestasi puncaknya justru diperoleh setelah ia didiagnosis kanker dan dinyatakan tidak akan sembuh?
Pada awal jadi pembalap profesional tahun 1990-an, ia tertinggal jauh hingga 27 menit di belakang sang juara pertama. Namun, kekalahan itu memacunya untuk berlatih untuk menjadi lebih baik dan lebih baik lagi. Usahanya berhasil, di tahun 1993 ia mencatat kemenangan di beberapa turnamen balap sepeda.
Sayang, di tengah perjalanan mencapai puncak, ia harus menerima kenyataan pahit. Lance divonis menderita kanker testis yang sudah menjalar hingga ke paru-paru dan otaknya. Harapan memperoleh kesembuhan menurut dokternya sangat tipis. Tapi, sebagai seorang pria bermental juara, Lance tak menyerah. Ia tak patah semangat dan segera menjalani berbagai operasi dan kemoterapi untuk menyelamatkan hidup dan kariernya.
Keinginannya untuk sembuh sangat besar. Lance tetap bertekad ingin menjadi juara sejati sekalipun diragukan banyak orang. Sebab, untuk menjadi juara, seorang atlet butuh stamina prima, sedangkan Lance justru sedang dalam kondisi kritis.
Terbukti keinginan kuatnya berhasil. Setelah perjuangannya melawan kanker berhasil diatasinya, hanya berselang 18 minggu kemudian-Lance berhasil menjuarai Tour de France untuk kali pertama, yakni pada tahun 1999, dan dipertahankan selama tujuh tahun.
Dikutib dari buku NO Excuse karya Isa Alamsyah

Post a Comment

أحدث أقدم