• slide 1

    No Excuse! for Professional and Worker

    Workshop yang dirancang untuk melepas hambatan excuse, sehingga produktivas kerja dan penghasilan akan berlipat ganda

  • slide 2

    Workshop Menulis

    Workshop yang dirancang untuk menanamkan dasar-dasar kepenulisan hingga Anda siap menghasilkan warisan karya yang abadi

  • slide 3

    No Excuse! for Education

    Raih hasil terbaik di dunia akademisi dengan menaklukkan segala excuse yang menghambat kesuksesan di dunia pendidikan

  • slide 4

    Buku dan Penerbitan

    Abadikan ide Anda. Ternyata membuat buku lebih mudah dari mengarang satu buah cerpen. Terbukti di sini.

  • slide 5

    Workshop Menulis Anak dan Remaja

    Kemampuan menulis akan sangat bermanfaat untuk masa depan anak-anak. Yang penting ditanamkan adalah kecintaan pada menulis dan dasar penulisan yang benar

  • slide 7

    Workshop dan Seminar Jurnalistik

    Jurnalisme bukan sekedar berita, informasi atau bacaan, tapi cara kita menjadi bagian perubahan dunia

  • slide nav 1

    Workshop No Excuse!

    Membangkitkan semangat pekerja dan profesional untuk meningkatkan pencapaiannya
  • slide nav 2

    Workshop Menulis

    Metode terkini, update, mudah diaplikasikan dan karya layak akan diterbitkan
  • slide nav 3

    No Excuse! for Education

    Pendidikan dengan semangat No Excuse! akan menjamin masa depan bangsa
  • slide nav 4

    Workshop Buat Buku

    Membangun semangat untuk minimal menghasilkan satu karya buku sebelum mati
  • slide nav 5

    Workshop Menulis Anak

    Menumbuhkan rasa cinta dan kemampuan membaca dan menulis sejak dini
  • slide nav 6

    Workshop Jurnalistik

    Membangun media sebagai salah satu pilar perubahan untuk masa depan lebih baik
  • slide nav 7

    Workshop No Excuse!

    Membangkitkan semangat pekerja dan profesional untuk meningkatkan pencapaiannya

Selamat Datang di Komunitas Bisa!

Anda bisa melakukan segala hal jauh lebih hebat dari yang Anda kira!

Delete this element to display blogger navbar

Kentut di angkot

Posted by Isa Alamsyah at 7:47 AM
Di sebuah angkot yang penuh sesak, tiba-tiba tercium bau menyengat.
Siapa nih yang kentut? kata kernet reflek.
Tentu saja tidak ada yang menjawab, semua hanya tutup hidung.
Lalu kernet menagih ongkos semua penumpang.
Setelah semua terkumpul dengan nada tinggi kernet teriak,
"Heh, yang kentut belum bayar nih!"
"Enak anja, tadi yang dua ribuan, saya udah bayar!" kata seorang pemuda kurus menyanggah, yang kemudian mukanya merah setelah sadar semua mata memandang padanya.
Ups, ketahuan bo!

Humor dan Hikmah
Apa yang dilakukan tukang angkot sebenarnya tidak lain adalah merangsang alam bawah sadar pemuda kurus yang membuat heboh angkot dengan kentutnya.
Alam sadar sang pemuda sudah mengatur jangan ngaku nanti malu, toh gak bakal ketahuan ini. Pura-pura polos mode on.
Tapi ketika diusik kernet 'yang kentut belum bayar', ia terusik karena ia tahu itu adalah dirinya dan tanpa sadar merespon, lalu terbongkarlah misteri ini.

Alam bawah sadar banyak mempengaruhi kesuksesan dan kegagalan kita.
Pada contoh di atas merupakan kegagalan pemuda menutupi aibnya, dan kesuksesan kernet merekayasanya..

Jika kita ingin sukses, kita harus banyak mempengaruhi alam bawah sadar kita.
Kita bisa memberi sugesti pada diri kita.
Kadang ketika kita sulit kita bisa bilang kepada diri sendiri "Kamu bisa, bisa, bisa, dst."

Untuk mengembangkan alam bawah sadar menjadi positif, kita harus membuka diri kita terhadap kebaikan, dan perubahan.
Ada kata bijak
"Pikiran itu seperti parasut, ia hanya berfungsi ketika dibuka"

Ketika membaca artikel dari komunitas bisa, sebenarnya yang dituju adalah alam bawah sadar. Jika kita baca artikel setiap hari dengan keinginan belajar dan mencapai hidup lebih baik, maka tanpa sadar keinginan tersebut akan terpatri dalam hidup kita.
Jika tidak ada keinginan mengubah diri, maka artikel apapun yang kita baca tidak akan berpengaruh.

Jangankan artikel, kitab suci saja kalau dibaca tanpa membuka diri untuk menjadikan kita bermain.
Misalnya di Quran di katakan
"Wahai oarang-orang beriman....."
"Sesungguhnya orang-orang munafik itu ......"
Kenapa ada yang baca kitab suci tapi kelakuanya tidak berubah, jawabnnya karena otak tidak sadarnya tidak menerima atau otak sadarnya memblok informasi.

Misalkan ada tukang rambutan dan tukang bakso jalan berdua.
Lalu kita panggil
"Bang, bakso!"
siapa yang nengok? Ya tukang bakso. Kenapa? Karena alam tak sadarnya sudah menyatu dengan profesi itu.
Jadi kalau ada ayat "wahai orang-orang beriman ...."
kita tidak merasa terpanggil ayat tersebut, berarti alam bawah sadar kita belum menyatu dengan identitas tersebut.

Kini saatnya kita membangkitkan alam bawah sadar yang positif dan membuang jauh alam bawah sadar yang negatif.
Percayalah, jika Anda lakukan usaha menciptakan alam bawah sadar secara positif, hanya masalah waktu, Anda insya Allah pasti sukses.
Raihlah sukses, karena Anda bisa!


Ditulis oleh Isa Alamsyah di Komunitas Bisa! dengan judul
Merangsang alam bawah sadar

13 comments :

  1. Empi Ropita said... :

    assalamu'alaikum
    wah bagus sekali penjelasannya,,,,,ternyata banyak sekali pelajaraan yang bisa diambil dari humor di atas, padahal dulu pas baca romantika banyolan saya hanya cuman dapet ketawanya saja tanpa tahu bahwa ternyata itu adalah merangsang alam bawah sadar.
    terima kasih untuk ilmunya semoga bermanfaat

  1. Isa Alamsyah said... :

    Empi Ropita: tetap semangat

  1. Anker Duwali said... :

    yuhu.....sebagaimana hadits qudsi " ana 'inda dhonni 'abdi bi" selalu yakin dalam setiap langkah dan sesuai aturan main yg benar

  1. Isa Alamsyah said... :

    Anker Duwali : Hadist Qudsi ini yuhu.....sebagaimana hadits qudsi " ana 'inda dhonni 'abdi bi" sesuai juga dengan konsep The Secret, SEMESTAKUNG dll

  1. Mas Ifud said... :

    kalo begitu DEPAN GEDUNG DPR PERLU ADA GINI "HAY KORUPTOR UDAH SHODAQOH LOM LU??" wakakak pasti ntar nyadar kali yak hehe

  1. Isa Alamsyah said... :

    Mas Ifud: Pemberitaan yang ada di koran dan TV sebenarnya sudah cukup untuk membangun pemahaman para politisi, kalau masih tetap tidak ada perubahan (minimal dari diri sendiri) berarti menyegaja untuk mengabaikan

  1. Aih Iswari said... :

    Insya Aloh,,,,,seiring berjalannya waktu,,,kita bisa bangkit menciptakan alam bawah sadar secara positif...

  1. Dian Isfatiyah said... :

    Insya Allah, moga saya bisa.
    Terimakasih, pencerahannya sangat luar biasa.

  1. Isa Alamsyah said... :

    Dian Isfatiyah: Thanks

  1. Yuna Yunus said... :

    bolegk tanx klo bole q mautanx kpada anda. dari mana alam bawa sadar tercipta.dan dari manana segala pengetahuan bisa diketahui

    ku pingin bertanx lagi kpada anda kalo bole.kekuatan apakah yg dimiliki alam bawa sadar hingga mampu menciptakan keinginan menjadi kenyataan dan mampu mengetahui segala pengetahuan ,siapakah yg mengajarinya ?

  1. Isa Alamsyah said... :

    Yuna Yunus: Alam bawah sadar sudah ada sejak penciptaan manusia, hanay saja kita baru-baru ini (adab 20-an) awal menemukan dan mensistematisasikan teorinya.

  1. Iffa said... :

    ijin share y pak..

Post a Comment

 
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon More