• slide 1

    No Excuse! for Professional and Worker

    Workshop yang dirancang untuk melepas hambatan excuse, sehingga produktivas kerja dan penghasilan akan berlipat ganda

  • slide 2

    Workshop Menulis

    Workshop yang dirancang untuk menanamkan dasar-dasar kepenulisan hingga Anda siap menghasilkan warisan karya yang abadi

  • slide 3

    No Excuse! for Education

    Raih hasil terbaik di dunia akademisi dengan menaklukkan segala excuse yang menghambat kesuksesan di dunia pendidikan

  • slide 4

    Buku dan Penerbitan

    Abadikan ide Anda. Ternyata membuat buku lebih mudah dari mengarang satu buah cerpen. Terbukti di sini.

  • slide 5

    Workshop Menulis Anak dan Remaja

    Kemampuan menulis akan sangat bermanfaat untuk masa depan anak-anak. Yang penting ditanamkan adalah kecintaan pada menulis dan dasar penulisan yang benar

  • slide 7

    Workshop dan Seminar Jurnalistik

    Jurnalisme bukan sekedar berita, informasi atau bacaan, tapi cara kita menjadi bagian perubahan dunia

  • slide nav 1

    Workshop No Excuse!

    Membangkitkan semangat pekerja dan profesional untuk meningkatkan pencapaiannya
  • slide nav 2

    Workshop Menulis

    Metode terkini, update, mudah diaplikasikan dan karya layak akan diterbitkan
  • slide nav 3

    No Excuse! for Education

    Pendidikan dengan semangat No Excuse! akan menjamin masa depan bangsa
  • slide nav 4

    Workshop Buat Buku

    Membangun semangat untuk minimal menghasilkan satu karya buku sebelum mati
  • slide nav 5

    Workshop Menulis Anak

    Menumbuhkan rasa cinta dan kemampuan membaca dan menulis sejak dini
  • slide nav 6

    Workshop Jurnalistik

    Membangun media sebagai salah satu pilar perubahan untuk masa depan lebih baik
  • slide nav 7

    Workshop No Excuse!

    Membangkitkan semangat pekerja dan profesional untuk meningkatkan pencapaiannya

Selamat Datang di Komunitas Bisa!

Anda bisa melakukan segala hal jauh lebih hebat dari yang Anda kira!

Delete this element to display blogger navbar

Practice make perfect

Posted by Isa Alamsyah at 7:38 PM
Isa Alamsyah

Salah satu kekurangan sebagian besar orang Indonesia adalah cepat puas, menganggap remeh dan malas berlatih kalau sudah merasa bisa atau merasa hebat. Itu terjadi salah satunya karena standar hebat dan puas yang rendah, padahal belum ada apa-apanya jika di banding standar internasional.
Saya ingat ketika naik gunung semasa SMA, pendaki amatiran merasa jago kalau bisa naik gunung dengan alat seadanya atau bekal sekedarnya. Padahal pendaki profesional justru menyiapkan segalanya dengan baik. Saya ingat benar di puncak gunung saya ngiler ngelihat bule dengan lahapnya makan perbekalan mereka sedangkan kita gak punya makanan tersisa. Wah, padahal nikmat sekali.
Juga ketika anak-anak naik sepeda dengan helm, banyak yang merasa aneh. padahal
angka kecelakaan bersepeda sangat tinggi.
Dan banyak contoh lainnya.

Sedikit kutipan dari buku No Excuse! ini menggambarkan betapa latihan sekalipun kita sudah ahli di bidangnya akan membuat kita menjadi lebih spesial.

Aristotle Onassis dikenal sebagai pebisnis yang pandai bernegosiasi dan memasarkan dagangannya.
Begitu hebatnya ia bernegosiasi, sampai ada yang mengatakan bahwa pria ini bahkan bisa menjual kulkas atau AC di kutub yang begitu dingin.
Apakah hanya bakat yang membuatnya sukses?
Tidak, ia sering berlatih berbicara sendiri di depan cermin jika menghadapi negosiasi penting sehingga ia bisa tampil meyakinkan di mata lawan negosiasinya.

Presiden Obama dikenal dengan isi pidatonya yang cerdas, dan pemilihan katanya yang tepat.
Apakah itu murni karena bakat?
Sekalipun ia memang mempunyai kemampuan komunikasi yang baik, pidatonya bukan sekedar hasil bakat semata.
Ada kerja keras dibalik pidato-pidato yang mengesankan tersebut.
Biasanya Jon Favreau, Direktur Penulis Pidato Gedung Putih, melakukan diskusi dengan Obama tentang apa yang ingin disampaikan.
Lalu rancangan pertama selesai, dikirim ke Obama.
Obama akan memotong atau menambahi atau memberi ide lain dan dikirim balik ke Favreau.
Proses revisi ini diulang hingga empat atau lima kali sampai semua puas.
Jadi ada kerja keras dibalik pidato hebat.

Karena itu jika Anda ingin spesial, harus tetap berlatih dan meningkatkan standar.

0 comments :

Post a Comment

 
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon More