• slide 1

    No Excuse! for Professional and Worker

    Workshop yang dirancang untuk melepas hambatan excuse, sehingga produktivas kerja dan penghasilan akan berlipat ganda

  • slide 2

    Workshop Menulis

    Workshop yang dirancang untuk menanamkan dasar-dasar kepenulisan hingga Anda siap menghasilkan warisan karya yang abadi

  • slide 3

    No Excuse! for Education

    Raih hasil terbaik di dunia akademisi dengan menaklukkan segala excuse yang menghambat kesuksesan di dunia pendidikan

  • slide 4

    Buku dan Penerbitan

    Abadikan ide Anda. Ternyata membuat buku lebih mudah dari mengarang satu buah cerpen. Terbukti di sini.

  • slide 5

    Workshop Menulis Anak dan Remaja

    Kemampuan menulis akan sangat bermanfaat untuk masa depan anak-anak. Yang penting ditanamkan adalah kecintaan pada menulis dan dasar penulisan yang benar

  • slide 7

    Workshop dan Seminar Jurnalistik

    Jurnalisme bukan sekedar berita, informasi atau bacaan, tapi cara kita menjadi bagian perubahan dunia

  • slide nav 1

    Workshop No Excuse!

    Membangkitkan semangat pekerja dan profesional untuk meningkatkan pencapaiannya
  • slide nav 2

    Workshop Menulis

    Metode terkini, update, mudah diaplikasikan dan karya layak akan diterbitkan
  • slide nav 3

    No Excuse! for Education

    Pendidikan dengan semangat No Excuse! akan menjamin masa depan bangsa
  • slide nav 4

    Workshop Buat Buku

    Membangun semangat untuk minimal menghasilkan satu karya buku sebelum mati
  • slide nav 5

    Workshop Menulis Anak

    Menumbuhkan rasa cinta dan kemampuan membaca dan menulis sejak dini
  • slide nav 6

    Workshop Jurnalistik

    Membangun media sebagai salah satu pilar perubahan untuk masa depan lebih baik
  • slide nav 7

    Workshop No Excuse!

    Membangkitkan semangat pekerja dan profesional untuk meningkatkan pencapaiannya

Selamat Datang di Komunitas Bisa!

Anda bisa melakukan segala hal jauh lebih hebat dari yang Anda kira!

Delete this element to display blogger navbar

Belajar dari tukang laksa

Posted by Isa Alamsyah at 2:11 PM
Belajar dari tukang laksa
Isa Alamsyah

Beberapa tahun lalu ada tukang laksa keliling lewat depan rumah.
Saya teringat dialog sederhana dengan tukang tukang laksa tersebut.
"Bang, laksanya kok gak pake ayam atau telor?" tanyaku,
"Emang gak pake ayam!" jawabnya.
"Oh, biasanya kalau di Mall saya makan laksa ada ayam atau telor rebus," responku santai sambil memberi informasi, mungkin dia mendapat inspirasi.
Ternyata bukan dapat terima kasih atas info berharga, si tukang laksa malah sesumbar (tidak marah, cuma sesumbur);
"Saya sudah 17 tahun jualan laksa keliling, dari dulu yang begini saja (komposisinya)!"
Wow, dia bangga dengan pengalaman 17 tahun dan dia bangga dengan tidak adanya perubahan dalam 17 tahun tersebut.
Dalam pikiran saya cuma menyimpulkan, ini mungkin sebabnya ia tidak mengalami perubahan selama 17 tahun dalam hidupnya, dan beberapa tahun selanjutnya.
Ia tidak mau menerima perubahan, ia tidak menerima ide baru, ia tidak menerima perbedaan.
PERUBAHAN memang bisa beresiko pada kemerosotan tapi juga mempunyai peluang untuk kemajuan drastis.
Ketika penjual laksa lain sudah buka kios, restoran atau berjualan di mall-mall, dia masih keliling kampung dan semakin sedikit peminatnya (karena selera masyarakat meningkat).
Bahkan sekarang saya hampir tidak pernah bertemu lagi dengannya. Bangkrut? Tidak tahu.
Penjual laksa hanyalah satu contoh, tapi ini bisa terjadi pada siapa saja, bidang apa saja.

JIka kita anti perubahan, maka dipastikan hidup kita begitu-begitu saja.
Lebih parah lagi jika kita tidak berubah sedangkan sekeliling kita berubah, maka kita ketinggalan zaman.
Perubahan adalah kepastian, kita harus selalu terbuka dengan perubahan.

Pastikan Anda selalu terbuka pada ide baru dan perubahan.
Artikel ini seharusnya berjudul 'Belajar untuk tidak seperti Tukang Laksa'

4 comments :

  1. Dedi Padiku said... :

    sip selalu terbuka dengan hal-hal baru, mencoba adalah pengalaman. hehehhehe

  1. sip sip sip...makasih sharenya...

  1. Mantri Badroe said... :

    Benar pak,menjadi sosok yang mau mendngarkan masukan2 dan memilahnya hngga qt mjdi pRibadi yang LUAR BIASA

  1. nana hasan said... :

    Perubahan jika disikapi dengan bijak akan mendatangkan manfaat. Thanks Mas Isa, untuk segala pencerahannya.

Post a Comment

 
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon More