Belajar dari Bersin

Sekalipun sepele, dari bersin kita bisa belajar tentang nilai kehidupan yang sangat berharga.

Bersin tidak lain adalah bentuk penolakan tubuh atas sesuatu yang dianggap berpotensi bahaya bagi tubuh.

Begitu antisipatifnya, ketika bersin, kita menghasilkan kecepatan secepat 150km/ jam.

Jadi ada dua hal yang perlu diperhatikan dari bersin; pertama bersin mencakup sesuatu yang mempunyai potensi bahaya dan kedua potensi bahaya tersebut ditolak dan dibuang jauh-jauh secepat-cepatnya agar tidak membahayakan.


Nampaknya dari bersin Allah ingin mengajarkan pada kita untuk selalu bersifat responsif, antisipatif dan cepat terhadap hal-hal yang membahayakan kita.


Jadi kalau ada potensi bahaya, kita harus segera mengantisipasinya.

Tapi apakah begitu kebanyakan manusia bersikap?


Sayangnya justru manusia sering bersikap kebalikannya.

Banyak manusia menunda-nunda terhadap potensi bahaya.


Misalnya ada anak yang didekati teman yang mengajak ke pergaulan tidak baik,

bukan buru-buru menghindar malah berbaur sekedar untuk berteman.

Awalnya ia yakin tidak akan terlibat tapi lama kelamaan ikut terjerumus.



Ada orang tak sengaja buka situs porno. Awalnya cuma sekedar ingin tahu.

Lama kelamaan jadi kebiasaan , lalu jadi ketagihan.

Jika ikut prinsip bersin langsung ditutup dan dijauhi.

Tapi kalau tidak, penasaran malah akhirnya terjerumus.



Ada suami atau istri yang bertemu teman lama (baca: pacar lama)

Mereka tahu CLBK mulai tumbuh.


Bukan buru-buru bersin (baca: mengindar), malah sering janjian ketemu.

Akhirnya cinta lama tumbuh kembali dan ujungnya rumah tangga berantakan.


Intinya belajar dari bersin, kita harus buru buru mengantisipasi segala potensi bahaya, dengan kecepatan penuh.

Karena itu kalau kita bisa bersin kita ucapkan Alhamdulillah.


Mohon komentarnya di http://www.isaalamsyah.com/2011/06/belajar-dari-bersin.html


Seberapa Anda menghargai waktu 1 menit?

Seberapa Anda menghargai waktu 1 menit?

Berhargakah waktu satu menit?

Seberapa Anda menghargai 1 menit?

Jika Anda membaca notes saudara izuddin effendi (http://www.facebook.com/izuddin.effendi),

mungkin Anda bisa lebih menghargai nilai 1 menit.

Apa yang terjadi selama 1 menit di internet?

by Izuddin Effendi on Saturday, July 2, 2011 at 10:22pm

Apa yang terjadi selama 1 menit di internet sewaktu anda mengaksesnya? Dan inilah beberapa hal yang mungkin terjadi selama 1 menit di dunia maya :

500 lebih postingan di blog

98,000 twit terbaru

12,000 iklan terbaru di craiglist(FJB Terbesar)

20,000 postingan terbaru di Tumblr

600 video terbaru di Youtube

70 Domain Didaftarkan

13,000 Aplikasi iPhone telah diunduh

320 Akun Twitter terbaru

100 Akun Linkedin terbaru

6,600 Foto dipublish di Flickr

125 Plugin WordPress terunduh

50 Core WordPress terunduh

79,364 Wall terkirim di Facebook

695,000 Status Facebook diupdate

510,040 Komentar muncul di Facebook

1,700 Aplikasi Mozilla Firefox terunduh

694,445 kata dicari di Google

168 Juta Email terkirim

60 Blog terbaru dibuat

40 Pertanyaan di Yahoo answer dan 100 jawaban diberikan

1,600 Orang Membaca di Scribd

1 Kata terdefinisi di Urban Dictonaries

370,000 menit telepon di Skype.

13,000 jam musik streaming di Pandora

5,000,000,000 dokumen di seluruh dunia di rayapi (crawl) oleh robot google

Itulah yang terjadi di internet selama semenit, dan anda sekarang lebih mengerti mengapa begitu berharganya 1 menit di dunia maya.

Pelajaran berharga dari tulang kita
Belajar dari Tulang
Isa Alamsyah

Fungsi tulang terlihat sederhana jika di banding otak atau jantung, padahal tanpa tulang manusia juga tidak bisa bertahan lama untuk hidup.
Di sebuah tayangan National Geographic tentang tulang, ditampilkan gambar manusia sedang berdiri.
Lalu channel tersebut menujukkan ilustrasi apa yang terjadi jika manusia tidak ada tulang.
Gambar manusia berdiri tersebut langsung jatuh ke tanah dan menceper seperti karpet.
Ya itulah manusia jika tanpa tulang.
Manusia seperti karpet, atau gumpalan kain yang berada di lantai.

Tulang manusia terdiri dari dua komposisi utama yaitu collagen fibril dan kalsium.
Seandainya saja tulang manusia hanya terdiri atas kalsium saja maka tulang manusia akan rentan pecah seperti kaca.
Tentu saja Anda tidak mau bukan jika jatuh lalu terpecah belah.
Bayangkan, berapa manusia utuh yang tersisa di dunia jika tulang manusia hanya terdiri dari kalsium.

Seandainya saja tulang manusia hanya terdiri collagen fibril saja, maka tulang manusia akan seelastis karet.
Mungkin Anda melihat manusia berjalan membal, menggelinding, menyeret, jika terdiri hanya dari collagen fibril.

Allah sudah menciptakan tulang dengan komposisi paling ideal.
Dengan campuran kalsium dan collagen fibril, maka tulang mempunyai kekuatan yang luar biasa dengan fleksibilitas yang menakjubkan.

Sebuah percobaan menunjukkan, tulang mempunyai kekuatan lebih kuat dari beton dengan baik dalam kekuatannya apalagi fleksibilitasnya (dalam skala yang sama).
Karena itu bersyukurlah akan ciptaan Allah ini.

Lalu apa yang kita bisa ambil hikmah dari komposisi material tulang ini?
Dari komposisi tulang kita bisa belajar tentang mental manusia.
Tulang mengajarkan kita untuk bisa tegas dan fleksible dalam waktu bersamaan.
Tulang mempunyai funsi sebagai sandaran dan perlindungan.
Jika Anda ingin melindungi diri sendiri dan keluarga, atau m,enjadi tempat bersandar.
Maka tugas Anda adalah : TEGAS (KUAT) dan tetap FLEKSIBEL.






Belajar dari Mata
Belajar dari Mata
Isa Alamsyah

Selain untuk melihat, ternyata mata juga memberi pelajaran berharga buat kita.
Kedua mata kita berkedip bersamaan, melihat bersama, bergerak bersama, melirik bersama, menangis bersama, terpejam bersama dan tidur bersama.
Hampir semua hal mereka lakukan dengan kompak dan serempak.
Kedua belah mata tahu tugasnya masing masing dan tahu satu dan lainnya saling mendukung.
Yang paling menarik dari semua itu, mata kanan dan mata kiri tidak pernah saling melihat tidak pernah berjumpa langsung.
Tapi mereka bekerja sama seiring setiap waktu.

Bukankah luar biasa jika kita bisa menumbuhkan persaudaran kita seperti mata kita.
Kita bekerja bahu membahu karena kita saling percaya bahwa semua mengerjakan tugasnya masing-masing.
Sekalipun kita tidak saling kenal,
tapi kita penderitaan saudara kita membuat kita menangis juga.
Sekalipun kita tidak saling kenal tapi kita rela membantu saudara yang kesusahan.

Rosululloh sholallahu ‘alaihi wa sallam, dari Nabi sholallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda: “Tidaklah sempurna keimanan salah seorang di antara kamu sehingga ia mencintai bagi saudaranya (sesama muslim) segala sesuatu yang dia cintai bagi dirinya sendiri.” (HR. Bukhori dan Muslim)

"Orang-orang mukmin laksana satu tubuh, bila satu dari anggotanya sakit, maka seluruh tubuh turut mengeluh kesakitan dengan merasa demam dan tidak bisa tidur malam hari”.


Tipe daya tahan menghadapi tekanan
Tipe daya tahan menghadapi tekanan
Isa Alamsyah

Ada macam-macam tipe orang ketika menghadapi tekanan.

Ada tipe kepompong, baru sekali ditekan langsung kempes. Bahkan cukup ditekan dengan jari, sudah kempes.
Biasanya anak manja, anak orang modern yang selalu menghindari masalah sangat rentan menjadi tipe ini.

Ada tipe kapas atau kapuk, tipe ini fleksibel terhadap tekanan.
Ketika ditekan mereka kempes setelah beberapa lama kembali lagi ke bentuk awal.
Orang seperti ini bisa tertekan tapi mampu kembali ke asal.

Ada tipe kaleng, kalau ditekan berbekas. Walaupun tidak rusak atau kehilangan apa-apa. Tipe kaleng bisa kembali ke bentuk asal jika ditekan lagi dari arah berlawanan. Ditempa lagi.
Ini tipe orang yang tertekan, dan tidak bisa memperbaiki diri kecuali disokong orang lain.

Yang cukup bahaya tipe balon. Ditekan fleksible, tapi kalau tekanannya terlalu keras akan hancur dan tidak bisa kembali ke asal.
Ini tipe anak yang mengurung diri ketika tertekan, menahan dendam tapi kalau lepas kontrol bisa frustasi.

Ada tipe besi.
Jika ditekan mereka kuat tidak berbekas, tapi kalau penekannya semakin kuat dan berbahan keras juga lama kelamaan akan tertekan juga.
Hebatnya mental besi ini sekalipun dibakar di ubah ia tetap menjadi besi dan kembali ke asal.

Ada juga tipe diamond.
Makin di pukul dan di tempa makin berkilau. Tapi kalau di tumbuk ya hancur juga.

Ada juga tipe bola pimpong, semakin keras dilempar semakin kuat meresponnya. Sekalipun jatuh meluncur ke bawah tapi ia bangkit melambung ke atas.

Bagaimana dengan Anda?

Kalau saya pilih tipe air.
Air selalu bergerak menuju tujuan (daerah yang lebih rendah)
Kalau ditekan ia fleksible, tidak hancur tapi menyebar. Benda yang menekan justru diselubungi air.
Kalau di tepak, air muncrat menyebar justru memperkuat pengaruhnya.
Bahkan dibakar sekalipun air menguap tetap menjadi air dan akan turun lagi sebagai air dan konsisten dengan sifatnya.

Mungkin itu kenapa 80% lebih tubuh manusia terdiri dari air.