• slide 1

    No Excuse! for Professional and Worker

    Workshop yang dirancang untuk melepas hambatan excuse, sehingga produktivas kerja dan penghasilan akan berlipat ganda

  • slide 2

    Workshop Menulis

    Workshop yang dirancang untuk menanamkan dasar-dasar kepenulisan hingga Anda siap menghasilkan warisan karya yang abadi

  • slide 3

    No Excuse! for Education

    Raih hasil terbaik di dunia akademisi dengan menaklukkan segala excuse yang menghambat kesuksesan di dunia pendidikan

  • slide 4

    Buku dan Penerbitan

    Abadikan ide Anda. Ternyata membuat buku lebih mudah dari mengarang satu buah cerpen. Terbukti di sini.

  • slide 5

    Workshop Menulis Anak dan Remaja

    Kemampuan menulis akan sangat bermanfaat untuk masa depan anak-anak. Yang penting ditanamkan adalah kecintaan pada menulis dan dasar penulisan yang benar

  • slide 7

    Workshop dan Seminar Jurnalistik

    Jurnalisme bukan sekedar berita, informasi atau bacaan, tapi cara kita menjadi bagian perubahan dunia

  • slide nav 1

    Workshop No Excuse!

    Membangkitkan semangat pekerja dan profesional untuk meningkatkan pencapaiannya
  • slide nav 2

    Workshop Menulis

    Metode terkini, update, mudah diaplikasikan dan karya layak akan diterbitkan
  • slide nav 3

    No Excuse! for Education

    Pendidikan dengan semangat No Excuse! akan menjamin masa depan bangsa
  • slide nav 4

    Workshop Buat Buku

    Membangun semangat untuk minimal menghasilkan satu karya buku sebelum mati
  • slide nav 5

    Workshop Menulis Anak

    Menumbuhkan rasa cinta dan kemampuan membaca dan menulis sejak dini
  • slide nav 6

    Workshop Jurnalistik

    Membangun media sebagai salah satu pilar perubahan untuk masa depan lebih baik
  • slide nav 7

    Workshop No Excuse!

    Membangkitkan semangat pekerja dan profesional untuk meningkatkan pencapaiannya

Selamat Datang di Komunitas Bisa!

Anda bisa melakukan segala hal jauh lebih hebat dari yang Anda kira!

Delete this element to display blogger navbar

Tipe orang menghadapi tekanan atau bantingan

Posted by Isa Alamsyah at 10:38 AM
Setiap orang pasti akan menemui tantangan, bantingan atau cobaan dalam hidupnya.
Ada macam-macam tipe orang ketika menghadapi tekanan.

Ada tipe kepompong, baru sekali ditekan langsung kempes. Bahkan cukup ditekan dengan jari, sudah kempes.
Biasanya anak manja, anak orang modern yang selalu menghindari masalah sangat rentan menjadi tipe ini.

Ada tipe kaca. Kalau sedikit ditekan tidak pengaruh apa apa, digorespun susah. Tapi begitu tekanannya melebihi ambang batas, langsung hancur berkeping-keping.
Ini mungkin tipe orang yang menahan diri ketika ditekan, menyimpan amarah sendiri, dan ketika tidak kuat, malah merusak diri sendiri.

Tipe balon agak mirip tipe kaca, juga berbahaya. Ditekan fleksible, dibanting tidak masalah. Tapi kalau tekanannya terlalu keras akan hancur dan tidak bisa kembali ke asal.
Ini tipe anak yang mengurung diri ketika tertekan, menahan dendam tapi kalau lepas kontrol bisa frustasi.

Ada tipe kapas atau kapuk, tipe ini fleksibel terhadap tekanan.
Ketika ditekan mereka kempes setelah beberapa lama kembali lagi ke bentuk awal.
Orang seperti ini bisa tertekan tapi mampu kembali ke asal.

Ada tipe kaleng, kalau ditekan berbekas, dibanting penyok. Walaupun ada perubahan bentuk, tapi tidak rusak atau kehilangan apa-apa. Tipe kaleng bisa kembali ke bentuk asal jika ditekan lagi dari arah berlawanan. Ditempa lagi.
Ini tipe orang yang tertekan, dan tidak bisa memperbaiki diri kecuali disokong orang lain.


Ada tipe besi.
Jika ditekan mereka kuat tidak berbekas, tapi kalau penekannya semakin kuat dan berbahan keras juga lama kelamaan akan tertekan juga.
Hebatnya mental besi ini sekalipun dibakar di ubah ia tetap menjadi besi dan kembali ke asal.

Ada juga tipe diamond.
Makin dipukul dan ditempa makin berkilau. Tapi kalau di tumbuk ya hancur juga.
Mungkin ini seperti bintang, selebrity atau atlet terkenal.
Mereka begitu cepat berkilau, cepat menanjak.
Tapi ketika ada tantangan berat langsung hancur.
Tiger Wood begitu bersinar, bertahan lama, dan pekerja keras.
Tetapi begitu isu perselingkuhannya diangkat, bless langsung hancur karirnya.

Ada juga tipe bola pimpong, kalau ditekan wajar bisa kembali ke bentuk asal. Bahkan kalau dibanting, semakin keras dilempar ke semakin kuat meresponnya. Sekalipun jatuh meluncur ke bawah tapi ia bangkit melambung ke atas.
Ini juga tipe bagus, kita bisa bangkit sekalipun jatuh terperosok.

Ada tipe udara. Udara sulit ditangkap sulit di tekan. Tetapi jika ditangkap dalam wadah tertutup semakin kuat dia ditekan semakin kuat juga memberi tekanan ke segala arah, udara dapat menyebar kesemua sendi, udara juga mampu terus masuk menyesuaikan dengan bentuk wadahnya yang berubah hanya tekanannya (irreversible or reversible). Tapi kalau tekanannya sangat kuat bisa berubah wujud (mencair)
Mungkin tipe ini cocok untuk untouchable people. Jarang tertekan, selalu aman. Tapi .

Ada juga tipe air.
Air selalu bergerak menuju tujuan (daerah yang lebih rendah), konsisten pada tujuan.
Jika masukkan ke wadah (terkungkung dalam teko, gelas dsb) ia fleksible, tetapi tetap tahu visi dasarnya, begitu lepas dari wadah kembali lagi menuju ke tempat yang lebih rendah.
Kalau ditekan ia fleksible, tidak hancur tapi menyebar. Benda yang menekan justru diselubungi air.
Kalau ditepak, air muncrat menyebar justru memperkuat pengaruhnya.
Bahkan dibakar sekalipun air menguap tetap menjadi air dan akan turun lagi sebagai air dan konsisten dengan sifatnya.

Mungkin itu kenapa 80% lebih tubuh manusia terdiri dari air.

Kalau saya pilih tipe air?
Bagaimana dengan Anda?
Atau ada tipe lainnya silahkan?

0 comments :

Post a Comment

 
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon More