• slide 1

    No Excuse! for Professional and Worker

    Workshop yang dirancang untuk melepas hambatan excuse, sehingga produktivas kerja dan penghasilan akan berlipat ganda

  • slide 2

    Workshop Menulis

    Workshop yang dirancang untuk menanamkan dasar-dasar kepenulisan hingga Anda siap menghasilkan warisan karya yang abadi

  • slide 3

    No Excuse! for Education

    Raih hasil terbaik di dunia akademisi dengan menaklukkan segala excuse yang menghambat kesuksesan di dunia pendidikan

  • slide 4

    Buku dan Penerbitan

    Abadikan ide Anda. Ternyata membuat buku lebih mudah dari mengarang satu buah cerpen. Terbukti di sini.

  • slide 5

    Workshop Menulis Anak dan Remaja

    Kemampuan menulis akan sangat bermanfaat untuk masa depan anak-anak. Yang penting ditanamkan adalah kecintaan pada menulis dan dasar penulisan yang benar

  • slide 7

    Workshop dan Seminar Jurnalistik

    Jurnalisme bukan sekedar berita, informasi atau bacaan, tapi cara kita menjadi bagian perubahan dunia

  • slide nav 1

    Workshop No Excuse!

    Membangkitkan semangat pekerja dan profesional untuk meningkatkan pencapaiannya
  • slide nav 2

    Workshop Menulis

    Metode terkini, update, mudah diaplikasikan dan karya layak akan diterbitkan
  • slide nav 3

    No Excuse! for Education

    Pendidikan dengan semangat No Excuse! akan menjamin masa depan bangsa
  • slide nav 4

    Workshop Buat Buku

    Membangun semangat untuk minimal menghasilkan satu karya buku sebelum mati
  • slide nav 5

    Workshop Menulis Anak

    Menumbuhkan rasa cinta dan kemampuan membaca dan menulis sejak dini
  • slide nav 6

    Workshop Jurnalistik

    Membangun media sebagai salah satu pilar perubahan untuk masa depan lebih baik
  • slide nav 7

    Workshop No Excuse!

    Membangkitkan semangat pekerja dan profesional untuk meningkatkan pencapaiannya

Selamat Datang di Komunitas Bisa!

Anda bisa melakukan segala hal jauh lebih hebat dari yang Anda kira!

Delete this element to display blogger navbar

Visi, impian tinggi atau cita-cita besar, dan keyakinan adalah modal utama.

Posted by Isa Alamsyah at 12:58 AM

Banyak yang mengeluh tidak punya modal, padahal selain uang ada modal yang lebih berharga, yaitu visi.

Dengan visi yang tepat kita bisa menghasilkan uang dengan apapaun yang kita miliki, sekalipun tanpa modal.

Sebaliknya, tanpa visi, modal bisa habis.


"To accomplish great things, we must not only act, but also dream."
Untuk pencapaian besar, aksi saja tidak cukup, tapi juga butuh impian.
Anatole France

"Nothing happens unless first a dream."
Tidak ada yang terjadi kecuali diawali impian.
Carl Sandburg

"Every great dream begins with a dreamer."
Setiap impian hebat bermula dari pemimpi.
Harriet Tubman

“Capital isn't scarce; vision is.”
Modal tidaklah sulit didapat, tapi visi itu sulit didapat.
Sam Walton, Pendiri Wal Mart

“Vision is perhaps our greatest strength.”
Mungkin visi adalah kekuatan terbesar.
Li Ka-Shing, Orang Terkaya Asia 2007

Salah satu modal terbesar dimiliki setiap orang tapi banyak dilupakan adalah
ide dan visi atau impian.
Visi dan impian adalah modal dasar untuk sukses.
Siapapun yang mempunyai visi yang kuat, impian yang besar,
sekalipun tidak punya uang, punya daya tahan tinggi untuk bertahan
menghadapi tantangan dan masalah, selalu punya energi untuk bekerja
keras dan memperbaiki diri untuk kesuksesan.
Ketika Disney Land pertama di dunia terbangun megah, Disney sudah wafat, seorang wartawan
bertanya, apakah keluarga menyayangkan karena Disney tidak sempat menyaksikannya.
Maka keluarganya menjawab,
"Tidak, Disney sudah melihat ini sejak lama."
Mempunyai taman hiburan sudah menjadi visi masa depan Disney.

Ia sudah melihatnya jauh sebelum taman rekreasi
terbesar tersebut rampung.
Sahid memang datang ke Jakarta dengan koper dan sepeda, tapi ia punya visi yang jelas.

Visi untuk hidup lebih
baik, siap bekerja keras dan mau belajar.

Sejak kecil ia punya visi seperti itu.
Karena itu ketika ia bekerja di percetakan, ia punya
visi belajar bagaimana membangun perusahaan percetakan,

ketika mempunyai percetakan ia punya visi bagaimana membangun agar lebih besar.

Ketika mendengar ada prospek bagus di perhotelan, ia belajar bagaimana masuk ke
binis hotel. Setelah punya satu hotel ia berpikir bagaimana bisa punya hotel lebih dari satu,

dan seterusnya.
Jadi kalau tidak punya modal uang,

kita harus punya impian harus punya visi,

karena dengan itu kita bisa mempunyai modal utama yang bisa membawa kita sukses.



Sebaliknya jika tidak punya visi maka modal kita akan habis.

Semua orang tahu tanah Indonesia adalah tanah yang kaya.

Tapi kenapa bangsanya tidak makmur?

Karena tidak ada visi yang jelas mau dibawa kemana bangsa ini.


Dikutip dari buku buku No Excuse! halaman 154
ditulis oleh Isa Alamsyah


0 comments :

Post a Comment

 
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon More