• slide 1

    No Excuse! for Professional and Worker

    Workshop yang dirancang untuk melepas hambatan excuse, sehingga produktivas kerja dan penghasilan akan berlipat ganda

  • slide 2

    Workshop Menulis

    Workshop yang dirancang untuk menanamkan dasar-dasar kepenulisan hingga Anda siap menghasilkan warisan karya yang abadi

  • slide 3

    No Excuse! for Education

    Raih hasil terbaik di dunia akademisi dengan menaklukkan segala excuse yang menghambat kesuksesan di dunia pendidikan

  • slide 4

    Buku dan Penerbitan

    Abadikan ide Anda. Ternyata membuat buku lebih mudah dari mengarang satu buah cerpen. Terbukti di sini.

  • slide 5

    Workshop Menulis Anak dan Remaja

    Kemampuan menulis akan sangat bermanfaat untuk masa depan anak-anak. Yang penting ditanamkan adalah kecintaan pada menulis dan dasar penulisan yang benar

  • slide 7

    Workshop dan Seminar Jurnalistik

    Jurnalisme bukan sekedar berita, informasi atau bacaan, tapi cara kita menjadi bagian perubahan dunia

  • slide nav 1

    Workshop No Excuse!

    Membangkitkan semangat pekerja dan profesional untuk meningkatkan pencapaiannya
  • slide nav 2

    Workshop Menulis

    Metode terkini, update, mudah diaplikasikan dan karya layak akan diterbitkan
  • slide nav 3

    No Excuse! for Education

    Pendidikan dengan semangat No Excuse! akan menjamin masa depan bangsa
  • slide nav 4

    Workshop Buat Buku

    Membangun semangat untuk minimal menghasilkan satu karya buku sebelum mati
  • slide nav 5

    Workshop Menulis Anak

    Menumbuhkan rasa cinta dan kemampuan membaca dan menulis sejak dini
  • slide nav 6

    Workshop Jurnalistik

    Membangun media sebagai salah satu pilar perubahan untuk masa depan lebih baik
  • slide nav 7

    Workshop No Excuse!

    Membangkitkan semangat pekerja dan profesional untuk meningkatkan pencapaiannya

Selamat Datang di Komunitas Bisa!

Anda bisa melakukan segala hal jauh lebih hebat dari yang Anda kira!

Delete this element to display blogger navbar

Revolusi Pendidikan: Mendidik anak menulis sejak dini

Posted by Isa Alamsyah at 12:45 PM
Dari segi manfaat untuk kehidupan, di sekolah ada 3 jenis pelajaran.
Pertama, pelajaran/pendidikan yang pasti terpakai dalam kehidupan.
Kedua, pelajaran/pendidikan yang mungkin terpakai dalam kehidupan.
Ketiga, pelajaran/pendidikan yang pasti tidak terpakai dalam kehidupan (Kalaupun terpakai prosentasenya sangat sedikit)

Idealnya, kriteria pertama, pelajaran yang pasti terpakai dalam kehidupan, adalah inti dari pelajaran di sekolah. Bobotnya harus paling tinggi.
Sayangnya bobotnya dipukul rata.
Lebih buruk lagi tak jarang justru kriteria kedua dan ketiga yang paling banyak mendapatkan porsi sedangkan kreteria yang sangat penting yaitu yang pertama, banyak dilupakan.


Salah satu pendidikan yang pasti terpakai dalam kehidupan yang banyak terlupakan adalah kemampuan "MENULIS".

MENULIS adalah kemampuan yang pasti bermanfaat untuk kehidupan.
Menulis yang dimaksud dalam artikel ini bukan sekedar bisa menulis melainkan kemampuan menuangkan gagasan, ide atau imajinasi dalam bentuk tulisan.

Saat ini kemampuan menulis anak dikebiri dalam sistem pendidikan nasional.
Soal dibuat pilihan ganda tanpa esai, yang tidak lain adalah menulis.
Alasannya kepraktisan.
Alasan lain keragaman jawaban. Anak dilarang mempunyai beda pendapat, guru juga dilarang punya beda penilaian. Jadi harus seragam. (Kemampuan menulis dan berpikir diabaikan).

Padahal menulis atau kemampuan mengungkap ide dalam bahasa tulisan adalah kemampuan yang pasti bermanfaat dalam kehidupan.
Dunia berkembang seperti sekarang karena orang di masa lalu menulis.
Kita tahu apa yang terjadi di masa lalu juga dari tulisan.
Bahkan batas antara sejarah dan pra sejarah adalah peninggalan berupa tulisan.

Menulis adalah kemampuan yang pasti bermanfaat apapun pekerjaan kita.
Menulis akan membuat kita mempunyai nilai lebih dalam pekerjaan.
Dokter yang menulis, guru yang menulis, manajer yang menulis akan mendapat respek dari teman se-profesi yang tidak menulis.

Menulis akan membuat kita menjadi referensi. Di dunia ini jutaan orang menjadi ayah tapi hanya ayah yang menulis yang menjadi referensi. Demikian juga profesi lainnya.
Endi Junaedi, penulis buku Think Dinar, sejak bukunya diterbitkan di undang ke berbagai seminar tentang Dinar di berbagai wilayah Indonesia, dalam dan luar negeri.
Semua terjadi setelah bukunya diterbitkan.
Demikian juga saya dengan buku No Excuse, atau penulis Asma Nadia Publishing lainnya.

Lebih dari itu, menulis membuat kita abadi.
Badan kita boleh masuk ke liang kubur, tapi kalau menulis maka ide kita akan abadi.

Karena itu kami di BIsa Academy dan Asma Nadia Workshop selalu mencanangkan
Motto:
"SATU BUKU SEBELUM MATI"...BISA
dan mengadakan workshop kepenulisan untuk fiksi dan non fiksi buat dewasa yang ingin meningkatkan kemampuan menulis.
Juga untuk anak-anak untuk menjadi penulis cilik.
Semua dalam rangka membuat hidup lebih berarti.

Buat kita yang sudah terlambat dewasa belum bisa menulis (menuangkan gagasan lewat tulisan) tidak ada kata terlambat untuk memulai belajar.
Buat anak-anak yang masih dalam tahap pembelajaran.
Mulailah belajar menulis sekarang karena pasti bermanfaat di masa depan.


0 comments :

Post a Comment

 
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon More