#navbar-iframe { height:0px; visibility:hidden; display:none}

  • slide 1

    No Excuse! for Professional and Worker

    Workshop yang dirancang untuk melepas hambatan excuse, sehingga produktivas kerja dan penghasilan akan berlipat ganda

  • slide 2

    Workshop Menulis

    Workshop yang dirancang untuk menanamkan dasar-dasar kepenulisan hingga Anda siap menghasilkan warisan karya yang abadi

  • slide 3

    No Excuse! for Education

    Raih hasil terbaik di dunia akademisi dengan menaklukkan segala excuse yang menghambat kesuksesan di dunia pendidikan

  • slide 4

    Buku dan Penerbitan

    Abadikan ide Anda. Ternyata membuat buku lebih mudah dari mengarang satu buah cerpen. Terbukti di sini.

  • slide 5

    Workshop Menulis Anak dan Remaja

    Kemampuan menulis akan sangat bermanfaat untuk masa depan anak-anak. Yang penting ditanamkan adalah kecintaan pada menulis dan dasar penulisan yang benar

  • slide 7

    Workshop dan Seminar Jurnalistik

    Jurnalisme bukan sekedar berita, informasi atau bacaan, tapi cara kita menjadi bagian perubahan dunia

  • slide nav 1

    Workshop No Excuse!

    Membangkitkan semangat pekerja dan profesional untuk meningkatkan pencapaiannya
  • slide nav 2

    Workshop Menulis

    Metode terkini, update, mudah diaplikasikan dan karya layak akan diterbitkan
  • slide nav 3

    No Excuse! for Education

    Pendidikan dengan semangat No Excuse! akan menjamin masa depan bangsa
  • slide nav 4

    Workshop Buat Buku

    Membangun semangat untuk minimal menghasilkan satu karya buku sebelum mati
  • slide nav 5

    Workshop Menulis Anak

    Menumbuhkan rasa cinta dan kemampuan membaca dan menulis sejak dini
  • slide nav 6

    Workshop Jurnalistik

    Membangun media sebagai salah satu pilar perubahan untuk masa depan lebih baik
  • slide nav 7

    Workshop No Excuse!

    Membangkitkan semangat pekerja dan profesional untuk meningkatkan pencapaiannya

Selamat Datang di Web Resmi Isa Alamsyah

Anda bisa melakukan segala hal jauh lebih hebat dari yang terpikirkan

Delete this element to display blogger navbar

Anak Bintang Sepakbola yang Menuruni Bakat Ayahnya

Posted by Isa Alamsyah at 8:15 AM
oleh Isa Alamsyah

Buah tidak jatuh jauh dari pohonnya, begitu kata pepatah. Dan itu juga terjadi di sepakbola. Tentu saja tidak mengherankan jika seorang anak, terutama anak lelaki, dari seorang pesepakbola menyukai olah raga yang sama. Kesukaan itu bisa muncul karena interaksi anak dengan ayahnya, atau secara genetis menurun dalam darahnya.
Akan tetapi, sekalipun dengan latar ayah yang secara ekonomi lebih mapan, bisa memberi fasilitas, juga secara jaringan bisa mempermudah proses, tidak menjamin anak para bintang akan bersinar sebagaimana pencapaian yang diraih ayahnya. Bahkan mereka semua terbebani dengan harapan atau tuntunan masyarakat yang akan selalu membandingkan diri mereka dan sang ayah.

Lalu siapa saja anak para bintang yang punya potensi mengulang sukses ayah mereka?
Enzo Zidane dan ayahnya Zinadine Zidane (sport.detik.com) 
Tidak mudah buat Enzo untuk mencapai karier seperti ayahnya, dan ia tentu ingin menjadi dirinya sendiri.
"Selalu ada perbandingan, saya terbiasa dengan itu dan tidak terlalu memikirkannya. Ayah adalah ayah, saya adalah Enzo. Kami bermain di posisi yang sama, tapi saya punya cara main sendiri," kata Enzo seperti dikutip Football Espana.
Sebagaimana dilansir detiksport (5/07/2017), ketika remaja, Enzo masuk dalam bagian tim Madrid Castilla dan jadi pilihan utama. Akan tetapi karier Enzo belum cemerlang di Madrid hingga akhirnya pindah ke klub Alaves dan meniti karier tanpa campur tangan sang ayah.
uefa.com
Kasper Schmeichel adalah seorang pemain sepak bola asal Denmark yang bermain sebagai penjaga gawang untuk klub Leicester City di Liga Primer Inggris. Sang kiper tidak lain anak Peter Bolesław Schmeichel MBE, salah satu penjaga gawang dan tersukses dalam sejarah Manchester United dan Denmark.
Luis Milla Aspas dan anaknya Manzanares (sumber: as.com)
Luis Milla Aspas mantan pemain sepak bola Spanyol yang bermain untuk Barcelona, Real Madrid dan Valencia, sebagai gelandang bertahan, dan saat ini menjadi pelatih tim nasional Indonesia. Anaknya Luis Milla Manzanares bermian di Fuenlabrada, klub Divisi B Segunda yang sempat membobol gawang Madrid di Piala Raja.
Cristiano Ronaldo dan junior (mirror.co.uk)
Cristiano Ronaldo junior, sekalipun belum masih anak-anak, sudah menujukkan dedikasi dan potensi kebintangan.
Sang ayah, sebagaimana dikutip majalah Spanyol Hola, mengatakan, "Dia suka sepak bola dan selalu main. Sulit mengajak dia duduk atau makan malam bersama karena selalu di luar main bola. Semua orang kaget melihat bagaimana ia percaya diri. Saya sangat bangga sebagai ayah."
Tapi bagaimanapun waktu yang akan membuktikan, apakah sang Cristiano junior bisa mengikuti jejak sukses ayahnya.
Sebenarnya masih banyak bintang sepak bola yang menurunkan bakat pada anaknya, seperti Danny Blind (timnas Belanda) dan anaknya Daley Blind (Manchaster United), Mark Chamberlain (Stoke City) dan anaknya Oxlade Chamberlain (Arsenal), Paul Ince (Liverpool) dan anaknya Tom Ince (Hull City), Casare Maldini (AC MIlan) dan anaknya Paolo Maldini (AC Milan) lalu cucunya Christian Maldini dan Daniel Maldini (AC Milan), Frank SR (Westham) dan anaknya Frank Lampard (Chelsea), dan masih banyak lainnya.

(Artikel ini pernah diterbitkan di UCNews)




0 comments :

Post a Comment

 
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon More