Workshop No Excuse For Educator and Student


Pendidikan adalah adalah gerbang menuju sukses.
Untuk mencapai tujuan tertinggi pendidikan maka dibutuhkan dua unsur kuat yaitu pendidik dan anak didik.
Sebenarnya ada lagi unsur yang sangat penting dalam pendidikan, yaitu: kurikulum pendidikan atau visi pendidikan, tapi justru yang satu ini seringkali justru membuat proses pendidikan berjalan tidak ideal.

Dalam keadaan ideal ini justru saatnya spirit No Excuse! dibangkitkan.
Inti dari woekshop No Excuse untuk pendidikan, dalam hal ini untuk siswa atau tenaga pendidik adalah, membangkitkan semangat untuk mengatasi masalah dengan apa yang ada.
Membangun mental untuk bisa menaklukkan tantangan bukan menyerah pada keadaan karena ada excuse yang bsia membenarkannya.

Apa saja kendala yang ada dan bagaimana mengatasinya:
Kendala (Excuse!): Terlalu banyak beban pelajaran
Spirit No Excuse!: Bagaimana dengan beban yang banyak sekalipun siswa bisa mengatasi dengan tanpa stres dan pendidik bisa mengejar target secara kreatif.
Solusi: Integrated program, mind map, speed reading, dll

Kendala (Excuse!): Terlalu banyak pelajaran yang sebenarnya tidak penting dalam kehidupan
Spirit No Excuse!: Bagaimana membuat pelajaran yang sebenarnya tidak begitu penting tetap dikuasai tapi tidak membebani dan mengganggu pelajaran yang penting.
Solusi: Idealnya (Diberi bobot : Pelajaran yang harus dikuasai, pelajaran yang cukup diketahui, pengetahuan yang harus diingat, pengetahuan yang cukup jadi daya tarik.

Kendala (Excuse!): Terlalu banyak hapalan (Siswa tidak didik untuk berpikir tapi dicekoki, siswa tidak dididik untuk menemukan tapi ditunjukkan)
Spirit No Excuse!: Bagaimana membuat pengajaran yang kreatif yang merangsang daya pikir siswa (bukan daya hapal), tapi juga membuat daya hapal menjadi kuat.
Solusi: Metode mega memori, pegging, dll.

Kendala (Excuse!): Terlalu banyak penyeragaman
Spirit No Excuse!: Penyeragaman membuat daya kreativitas dan keunikan siswa jadi terkekang.
Awalnya dimulai dari penyeragaman seragam.
Lalu masuk ke penyeragaman intepretasi.
Lalu juga penyeragaman keahlian (Musik - suling/ pianica)
Solusi: Idealnya keunikan siswa sebagai individu harus dihargai

Kendala (Excuse!): Fasilitas pendidikan yang kurang
Spirit No Excuse!: Bagaiama dengan fasilitas yang ada bisa mencapai hasil terbaik.
Solusi: Multimedia, internet.






Post a Comment

Previous Post Next Post