• slide 1

    No Excuse! for Professional and Worker

    Workshop yang dirancang untuk melepas hambatan excuse, sehingga produktivas kerja dan penghasilan akan berlipat ganda

  • slide 2

    Workshop Menulis

    Workshop yang dirancang untuk menanamkan dasar-dasar kepenulisan hingga Anda siap menghasilkan warisan karya yang abadi

  • slide 3

    No Excuse! for Education

    Raih hasil terbaik di dunia akademisi dengan menaklukkan segala excuse yang menghambat kesuksesan di dunia pendidikan

  • slide 4

    Buku dan Penerbitan

    Abadikan ide Anda. Ternyata membuat buku lebih mudah dari mengarang satu buah cerpen. Terbukti di sini.

  • slide 5

    Workshop Menulis Anak dan Remaja

    Kemampuan menulis akan sangat bermanfaat untuk masa depan anak-anak. Yang penting ditanamkan adalah kecintaan pada menulis dan dasar penulisan yang benar

  • slide 7

    Workshop dan Seminar Jurnalistik

    Jurnalisme bukan sekedar berita, informasi atau bacaan, tapi cara kita menjadi bagian perubahan dunia

  • slide nav 1

    Workshop No Excuse!

    Membangkitkan semangat pekerja dan profesional untuk meningkatkan pencapaiannya
  • slide nav 2

    Workshop Menulis

    Metode terkini, update, mudah diaplikasikan dan karya layak akan diterbitkan
  • slide nav 3

    No Excuse! for Education

    Pendidikan dengan semangat No Excuse! akan menjamin masa depan bangsa
  • slide nav 4

    Workshop Buat Buku

    Membangun semangat untuk minimal menghasilkan satu karya buku sebelum mati
  • slide nav 5

    Workshop Menulis Anak

    Menumbuhkan rasa cinta dan kemampuan membaca dan menulis sejak dini
  • slide nav 6

    Workshop Jurnalistik

    Membangun media sebagai salah satu pilar perubahan untuk masa depan lebih baik
  • slide nav 7

    Workshop No Excuse!

    Membangkitkan semangat pekerja dan profesional untuk meningkatkan pencapaiannya

Selamat Datang di Komunitas Bisa!

Anda bisa melakukan segala hal jauh lebih hebat dari yang Anda kira!

Delete this element to display blogger navbar

The Power of Movie

Posted by Isa Alamsyah at 7:44 AM
Ada yang aneh ketika saya sholat jumat.
Barisan shaf yang biasanya searah dengan gedung mesjid kini jadi miring.
Sebagaimana mesjid lainnya, sebenarnya mesjid ini dibangun searah kiblat,
tapi ternyata setelah di check ulang departemen agama,
arah kiblat selama ini salah karena itu diberi kemiringan baru.
Well, sekalipun kini kapasitas mesjid jadi berkurang, dan keindahan simetris hilang, setidaknya kita mengarah kiblat yang benar.

Yang menarik adalah, isu salah arah kiblat ini sudah sempat ramai dibicarakan.
Akan tetapi isu ini lebih menasional salah satunya
karena diangkat oleh film "Sang Pencerah".
Di film tersebut KH Ahmad Dahlan mengingatkan banyak kiblat
yang salah arah mengarah ke Afrika bukan ke Mekkah.
Setidaknya film ini juga menjadi pemicu gerakan menganalisa kembali kiblat di mesjid kita, apakah sudah benar?
Itu salah satu contoh dampak positif sebuah film.
Film punya kemampuan menggerakkan.

Pada tanggal 24 Februari nanti, ada satu film lagi yang mempunyai misi mulia.
Judulnya "Rumah Tanpa Jendela"
Film ini tidak hanya menghibur dan mempunyai bobot nilai yang tinggi,
tapi juga mempunyai misi sosial yang luar biasa.
Bayangkan saja, produser film ini berkomitmen untuk menyumbangkan 100% ya seratus persen, bukan salah tulis, dari hasil tayang dibioskop untuk kegiatan sosial.
Unicef dan rumah baca adalah salah satu sasaran donasinya.
Republika hari ini (Jumat 11 Februari) menulis film Rumah Tanpa Jendela ini sebagai
salah satu alternatif bagi CSR perusahaan.
Saat ini dana ratusan miliar rupiah sudah dikeluarkan berbagai perusahaan melalui CSR,
tapi tidak ada satupun yang menyentuh film sebagai salah satu wujud CSR.

Apakah penting? Tentu saja penting.
Rakyat kita kekurangan film yang bermutu, bernilai dan menghibur.
Dalam keadaan seperti ini, film bermutu perlu dukungan lebih dari mereka yang peduli.
Apa yang bisa kita lakukan?
Sediakan waktu, ingat jadwalnya 24 Februari 2011,
Tonton film Rumah Tanpa Jendela, dan film bermutu lainnya,
di hari pertama, atau kedua, atau ketiga...lalu rekomendasikan teman.
Ciptakan bola salju kebaikan.
Dengan demikian kita ikut andil dalam membangun film Indonesia yang bermartabat.
Jangan khawatir, saya sudah sempat nonton premier rumah tanpa Jendela,
saya berani jamin, film ini menarik, menghibur, inspiring dan menggerakkan.
Di artikel lain saya kasih bocorannya.

Ketika menulias artikel ini saya tidak sengaja kebetulan membaca inbox yang dikirim MTP (Masyarakat Tolak Pornografi) tentang kasus video Ariel. MTP mengutip Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang melansir 34 anak yang telah menjadi korban kejahatan seksual akibat video asusila yang sempat menjadi trending topic di beberapa situs jejaring sosial ini.
Ini yang terdata. Padahal sebenarnya banyak lagi tindakan negatif yang terpicu oleh tontonan yang negatif.

Sekali lagi, film (Media audio visual) punya kekuatan menggerakkan.
Film bervisi buruk menggerakakn orang pada keburukan,.
Film bervisi mulia menggerakan orang untuk kebaikan.
Sebagian besar kita tentu saja ingin menjadi bagian dari kebaikan bukan?
Tapi yang jelas jika cuma sekedar bilang mendukung, tanpa melangkah menonton, tanpa merekomendasikan, tanpa action, maka tidak memberikan dampak apa-apa.

Saatnya kebaikan bicara, jangan jadi silent majority untuk kebaikan.
No Excuse!

Mau lihat trailernya klik Trailer Rumah Tanpa Jendela di You Tube
Mau like fanpagenya klik: Rumah Tanpa Jendela fan page

Artikel ini ditulis oleh Isa Alamsyah untuk Komunitas Bisa.

Jika ingin mendapat pesan inspiratif berkala di inbox facebook Anda, silakan bergabung di group Komunitas Bisa! (group 8). Kami akan mengirim pesan langsung ke inbox Anda.

3 comments :

  1. Agus Salim said... :

    Terima kasih inspirasi dan motivasi di pagi ini. Semoga sukses selalu, BISA! Wassalam.

  1. Kang Somad said... :

    JOSS kang

Post a Comment

 
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon More