• slide 1

    No Excuse! for Professional and Worker

    Workshop yang dirancang untuk melepas hambatan excuse, sehingga produktivas kerja dan penghasilan akan berlipat ganda

  • slide 2

    Workshop Menulis

    Workshop yang dirancang untuk menanamkan dasar-dasar kepenulisan hingga Anda siap menghasilkan warisan karya yang abadi

  • slide 3

    No Excuse! for Education

    Raih hasil terbaik di dunia akademisi dengan menaklukkan segala excuse yang menghambat kesuksesan di dunia pendidikan

  • slide 4

    Buku dan Penerbitan

    Abadikan ide Anda. Ternyata membuat buku lebih mudah dari mengarang satu buah cerpen. Terbukti di sini.

  • slide 5

    Workshop Menulis Anak dan Remaja

    Kemampuan menulis akan sangat bermanfaat untuk masa depan anak-anak. Yang penting ditanamkan adalah kecintaan pada menulis dan dasar penulisan yang benar

  • slide 7

    Workshop dan Seminar Jurnalistik

    Jurnalisme bukan sekedar berita, informasi atau bacaan, tapi cara kita menjadi bagian perubahan dunia

  • slide nav 1

    Workshop No Excuse!

    Membangkitkan semangat pekerja dan profesional untuk meningkatkan pencapaiannya
  • slide nav 2

    Workshop Menulis

    Metode terkini, update, mudah diaplikasikan dan karya layak akan diterbitkan
  • slide nav 3

    No Excuse! for Education

    Pendidikan dengan semangat No Excuse! akan menjamin masa depan bangsa
  • slide nav 4

    Workshop Buat Buku

    Membangun semangat untuk minimal menghasilkan satu karya buku sebelum mati
  • slide nav 5

    Workshop Menulis Anak

    Menumbuhkan rasa cinta dan kemampuan membaca dan menulis sejak dini
  • slide nav 6

    Workshop Jurnalistik

    Membangun media sebagai salah satu pilar perubahan untuk masa depan lebih baik
  • slide nav 7

    Workshop No Excuse!

    Membangkitkan semangat pekerja dan profesional untuk meningkatkan pencapaiannya

Selamat Datang di Komunitas Bisa!

Anda bisa melakukan segala hal jauh lebih hebat dari yang Anda kira!

Delete this element to display blogger navbar

Jangan buka kartu kredit pada bank yang sama tempat kita menabung

Posted by Isa Alamsyah at 12:47 PM
Jangan buka kartu kredit terbitan bank yang sama tempat kita menabung
Isa Alamsyah

Ini pengalaman saya beberapa tahun lalu.
Ketika membuka mutasi rekening saya kaget karena tiba-tiba uang saya hilang 7 juta dari rekening yang baru dibuka beberapa bulan sebelumnya.
Setelah diusut ternyata uang saya diambil bank tersebut karena ada kartu kredit di bank yang sama dan bermasalah.
Sebelumnya di rekening yang lama, uang saya juga pernah diambil 2 juta, 3 juta, 4 juta, tanpa jelas statusnya.
Bayangkan saja, dari limit 9 jutaan, dan jarang dipakai tiba tiba hutang jadi 16 jutaan, dan semua berawal karena saya tidak bisa mentransfer uang pembayaran ke kartu kredit bersangkutan.
Karena itu saya mengajukan komplain dan membekukan rekening lama agar tidak di auto debet dan membuka rekening baru.
Awalnya baik-baik saja tetapi tiba-tiba uang di account yang baru pun dikuras.
Dulu saya kira di rekening lama uang diambil karena auto debet tapi ternyata memang peraturannya kalau punya kartu kredit di bank yang sama dengan tempat kita menabung, maka ketika ada masalah dengan kartu kredit maka dengan leluasa bank seenaknya bisa mengambil uang Anda kapan saja sampai limit maksimal hutang terbayar.
Sekalipun tidak didaftarkan, bank akan mencari kesamaan data (nama, tanggal lahir, nama gadis ibu kandung).
Rupanya itu bukan pengalaman saya saja.
Teman saya, sebut saja "E" penah mengalami kesialan yang sama di bank yang sama.
Sebut saja bank swasta besar berinisial "B". Saya tidak perlu menyebut inisial lengkap bukan?
Teman saya "E" bercerita, saat itu ada temannya yang menitip transfer melalui rekeningnya.
Tiba-tiba uang temannya diambil bank karena dia (E) bermasalah dengan kartu kredit.
Akhirnya ia terpaksa mengganti uang temannya.
Padahal saat itu juga dalam proses negosiasi pembayaran.
Hikmah dari peristiwa ini membuat saya menyimpulkan beberapa hal.
Pertama kalau tidak butuh-butuh amat jangan punya kartu kredit.
Kedua, kalaupun perlu (untuk pembelian online, tiket online, transaksi luar negeri, dsb), pastikan punya satu kartu kredit saja (hemat iuran tahunan) mudah mengatur keuangan.
Ketiga, jangan buka kartu kredit di bank yang kamu punya tabungan di sana.
Sekali saja ada masalah, Anda hilang kendali atas tabungan Anda. Kalau kita punya masalah dengan kartu kredit tanpa ada account di bank yang sama, bargain posisi kita untuk negosiasi lebih kuat, kalau kita punya kartu kredit dan account tabungan dengan, nama sama, tanggal lahir sama, nama ibu gadis ibu kandung sama, di bank yang sama, maka tanpa konfirmasi bank akan leluasa mengambil uang Anda langsung untuk pelunasan kartu kredit Anda.

2 comments :

  1. Saya baru tahu bank bisa melakukan itu. Apakah utu bukan melanvgar hak konsumen/nasabah?

    Apakah ada di peraturan bank?

    Salam kenal

    Luki transwish

Post a Comment

 
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon More