Jangan buka kartu kredit pada bank yang sama tempat kita menabung

Jangan buka kartu kredit terbitan bank yang sama tempat kita menabung
Isa Alamsyah

Ini pengalaman saya beberapa tahun lalu.
Ketika membuka mutasi rekening saya kaget karena tiba-tiba uang saya hilang 7 juta dari rekening yang baru dibuka beberapa bulan sebelumnya.
Setelah diusut ternyata uang saya diambil bank tersebut karena ada kartu kredit di bank yang sama dan bermasalah.
Sebelumnya di rekening yang lama, uang saya juga pernah diambil 2 juta, 3 juta, 4 juta, tanpa jelas statusnya.
Bayangkan saja, dari limit 9 jutaan, dan jarang dipakai tiba tiba hutang jadi 16 jutaan, dan semua berawal karena saya tidak bisa mentransfer uang pembayaran ke kartu kredit bersangkutan.
Karena itu saya mengajukan komplain dan membekukan rekening lama agar tidak di auto debet dan membuka rekening baru.
Awalnya baik-baik saja tetapi tiba-tiba uang di account yang baru pun dikuras.
Dulu saya kira di rekening lama uang diambil karena auto debet tapi ternyata memang peraturannya kalau punya kartu kredit di bank yang sama dengan tempat kita menabung, maka ketika ada masalah dengan kartu kredit maka dengan leluasa bank seenaknya bisa mengambil uang Anda kapan saja sampai limit maksimal hutang terbayar.
Sekalipun tidak didaftarkan, bank akan mencari kesamaan data (nama, tanggal lahir, nama gadis ibu kandung).
Rupanya itu bukan pengalaman saya saja.
Teman saya, sebut saja "E" penah mengalami kesialan yang sama di bank yang sama.
Sebut saja bank swasta besar berinisial "B". Saya tidak perlu menyebut inisial lengkap bukan?
Teman saya "E" bercerita, saat itu ada temannya yang menitip transfer melalui rekeningnya.
Tiba-tiba uang temannya diambil bank karena dia (E) bermasalah dengan kartu kredit.
Akhirnya ia terpaksa mengganti uang temannya.
Padahal saat itu juga dalam proses negosiasi pembayaran.
Hikmah dari peristiwa ini membuat saya menyimpulkan beberapa hal.
Pertama kalau tidak butuh-butuh amat jangan punya kartu kredit.
Kedua, kalaupun perlu (untuk pembelian online, tiket online, transaksi luar negeri, dsb), pastikan punya satu kartu kredit saja (hemat iuran tahunan) mudah mengatur keuangan.
Ketiga, jangan buka kartu kredit di bank yang kamu punya tabungan di sana.
Sekali saja ada masalah, Anda hilang kendali atas tabungan Anda. Kalau kita punya masalah dengan kartu kredit tanpa ada account di bank yang sama, bargain posisi kita untuk negosiasi lebih kuat, kalau kita punya kartu kredit dan account tabungan dengan, nama sama, tanggal lahir sama, nama ibu gadis ibu kandung sama, di bank yang sama, maka tanpa konfirmasi bank akan leluasa mengambil uang Anda langsung untuk pelunasan kartu kredit Anda.

4 Comments

  1. Saya baru tahu bank bisa melakukan itu. Apakah utu bukan melanvgar hak konsumen/nasabah?

    Apakah ada di peraturan bank?

    Salam kenal

    Luki transwish

    ReplyDelete
  2. kasus ky gini banyak, biasanya karna pake kartu seenaknya, dan ga bayar tagihan.. ketahuan bayarnya nunda2...wkwkwkk bi checking penulis pasti jelek ni..syg bgt bro nama baik rusak

    ReplyDelete
  3. Kalau suami yang punya kredit macet gtu , apakah ketika istri buka tabubgan di bank yang sama saldonha berkurang ya ??

    ReplyDelete

Post a Comment

Previous Post Next Post